Lima Cara Menjadi Pendengar yang Baik
Oleh: Arisalyati
Mendengarkan merupakan keterampilan pertama yang dimiliki manusia, sejak di dalam kandungan ia sudah dianugerahi kemampuan untuk bisa mendengarkan. Walaupun demikian, tak banyak orang yang bisa menjadi pendengar yang baik. Semakin dewasa, justru membuat orang tidak mau mendengarkan. Merasa sudah tahu, sudah dewasa, dan berbagai alasan lainnya. Padahal seharusnya semakin dewasa seseorang maka semakin baiklah ia dalam mendengarkan. Bukankah kita dianugerahi Allah SWT dua telinga dan satu mulut yang berarti banyaklah mendengarkan daripada berbicara.
Sering
kali ketika berkumpul dengan teman-teman, semua sibuk ingin menceritakan
tentang kehidupannya, memotong
pembicaraan seseorang dan mengalihkan ceritanya kepada dirinya sendiri. Hal ini
menunjukkan bahwa ada rasa ingin menjadi pusat tanpa mau mendengarkan. Dalam
hubungan sosial hal ini sangatlah tidak sopan. Bukankah Rosulullah Saw
mengajarkan kita untuk menghargai siapa pun yang sedang berbicara kepada kita,
lalu mengapa kita tidak menteladaninya. Bukankah kita ingin dihargai dan
didengarkan, maka mulailah dengan membiasanya mendengarkan siapa pun yang
berbicara kepada kita selagi itu tak bertntangan dengan Al-Quran dan Hadits.
Berikut
lima cara menjadi pendengar yang baik berdasarkan pengalaman mendengarkan
selama ini.
1.
Tatap Lawan Bicara
Di saat ada yang sedang berbicara
kepada Anda, maka sebaiknya tatap lawan bicara Anda atau arahkan tubuh Anda
menghadap kepadanya. Hal ini akan membuat lawan bicara merasa didengarkan dan
akan antusias dalam bercerita. Anda pun bisa memahami inti dari lawan bicara
Anda.
2.
Jangan Menggunakan Handphone
Letakkanlah handphone
Anda ketika sedang mendengarkan orang berbicara, sehingga Anda dapat fokus
dalam menerima apa yang disampaikan kepada Anda. Sikap ini juga menunjukkan
bahwa Anda adalah orang yang sangat menghargai lawan bicara Anda. Kalau pun ada
telp atau pesan, sebaiknya Anda izin terlebih dahulu agar tak menyinggung lawan
bicara Anda.
3.
Jangan Memotong Pembicaraan
Hal yang sangat sering dilakukan adalah
memotong pembicaraan. Bila Anda ingin menjadi pendegar yang baik dan disuka
lawan bicara Anda maka jangan potong pembicaraannya. Biarkan lawan bicara Anda
menyelesaikan semua yang ingin disampaiakan. Dengan demikian komunikasi yang
terjalin berjalan dengan baik.
4.
Berikan Respons
Setelah lawan bicara Anda
menyampaikan semuanya, berikan respons yang sewajarnya. Bila Anda mampu
memberikan solusi atas apa yang sedang dihadapinya maka utarakanlah. Namun bila
Anda tak bisa memberikan solusi Anda bisa menghiburnya. Kadang kala, tak semua
orang yang bercerita membutuhkan pendapat, ia hanya butuh untuk didengarkan
agar bebannya berkurang.
5.
Jaga Rahasianya
Jika Anda sudah diberi kepercayaan oleh seseorang
untuk diceritakan mengenai kehidupanya, sudah seharunyalah Anda dapat menjadi
orang yang dipercaya agar bisaa menjaga rahasianya. Jangan sampai Anda
menghianati kepercayaan yang telah diberikan kepada Anda. Ada hal-hal yang
seharusnya Anda tahu, mana yang boleh Anda ceritakan kepada orang lain dan mana
yang tidak. Hal ini akan membuat hubungan sosial akan terjalin dengan baik dan
tidak menambah masalah baru dengan kesalahan atas tindakan Anda.
Itulah lima cara menurut saya supaya
bisa menjadi pendengar yang baik. Semoga kita bisa menjadi pendengar sejati
yang bisa menghargai dan bisa dipercaya serta memberikan solusii.
Palembang, 22 Agustus 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar