Oleh: Arisalyati
Dulu di awal
tahun 2014, ada sebuah buku yang ingin aku beli, namun buku itu terbilang mahal
untuk kantong mahasiswi yang lebihlah pasak dari pada tiang. Akhirnya buku itu
tak jadi dibeli. Bertahun-tahun berlalu, buku tersebut terlupakan meskipun isi
bukunya sering terbaca di media sosial. Hingga di peringatan hari puisi, tepatnya
pada tanggal 28 April 2020 aku mengikuti lomba puisi yang diadakan
Poetryprairie, tiga puisi terpilih akan mendapatka sebuah buku puisi. Salah
satu buku yang akan menjadi hadiahnya ialah buku yang selama ini aku inginkan.
Buku tersebut berjudul “Hujan Bulan Juni” karya Sapardii Djoko Damono.
Awal ikut
lomba tersebut, sama sekali tidak berharap terpilih karena sadar akan kemampuan
diri yang masih sangatlah rendah dalam bidang tulis menulis, termasuk puisi.
Namun rupanya Allah mengizinkan puisiku menjadi puisi yang terpilih. Tadinya
aku tak menyangka akan mendapatkan buku “Hujan Bulan Juni” sebab namaku berada
pada urutan ketiga. Sepertinya aku memang sedang beruntung karena di saat
membuka paket kiriman, buku yang selama ini aku inginkan akhirnya berlabuh di
tangan. Alhamdulillah, rasanya senang sekali, sesuatu yang selama ini dinginkan
dapat terwujud.
Membaca buku kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono dengan judul “Hujan Bulan Juni” memanglah sangat mengasyikkan. Bahasa yang digunakan sangat sederhana namun penuh makna, kesahajaan sosok pengarang tertuang dalam bait-bait puisinya. Ada 102 sepilihan sajak yang tertuang di dalam buku itu. Beberapa di antaranya diberi judul dengan satu kata, seperti kata suara, lanskap, ziarah, jarak, akuarium, batu, maut, dan masih banyak lagi yang lainnya. Bahasa yang digunakan juga tidak membuat kepala kita menjadi pusing karena memikirkan arti katanya, semua kesederhanaan kata-kata yang terkandung membuat kita larut dalam cerita yang ada di setiap puisi Eyang Sapardi.
Palembang, 10 Oktober 2020
#bukupalingberkesan
#WAGFLPSumselMenulis
#Lampauibatasmu


Wahh keren, Mba...
BalasHapusMau beli buku ini tapi belom kesampaian 😄
Semangat berkarya, Mba